Allah
berfirman: “Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam…”
(QS. 3 : 19). Hal ini berbeda dengan agama lain yang namanya berdasarkan nama
orang, nama tempat, dan nama-nama lainnya yang berhubungan dengan agama itu.
Misal Nasrani yang diambil dari nama tempat yaitu Nazareth, Budha berasal dari
nama Sidharta Gautama Budha, dan lain sebagainya.
2. Islam menghapus seluruh dosa dan kesalahan bagi orang bukan Islam yang masuk Islam.
Firman Allah yang bermaksud:
“Katakanlah kepada orang-orang yang
kafir itu : “Jika mereka berhenti (dari kekafirannya), niscaya Allah akan
mengampuni mereka tentang dosa-dosa mereka yang sudah lalu; dan jika mereka
kembali lagi, sesungguhnya akan berlaku (kepada mereka) sunnah (Allah tenhadap)
orang-orang dahulu .” (QS. 8 : 38)
3. Islam menjadi sebab terhindar seseorang dari api neraka.
Rasulullah bersabda, “Tidak akan
masuk Neraka barang siapa dalam hatinya ada iman walaupun seberat biji sawi.”
(HR. Muslim).
4. Islam menghapus agama samawi yang lain.
Firman Allah yang bermaksud:
“Barangsiapa mencari agama selain agama Islam,
maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di
akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” (QS. 3 : 85)
5. Hukum Islam berlaku untuk semua lapisan umat.
Ada kisah wanita yang termasuk kaum
berada yang mencuri yang tetap mendapat hukuman potong tangan.
Satu petang Rasulullah berdiri dan
berpidato. Setelah memanjatkan puja puji kepada Allah sebagaimana mestinya, Baginda
kemudian bersabda, ‘Sesungguhnya yang membuat binasa orang-orang sebelum kamu
ialah, manakala di antara mereka ada orang mulia yang mencuri, mereka
membiarkannya saja. Tetapi jika orang lemah yang mencuri, maka segera dihukum.
Demi Dzat yang jiwaku berada dalam genggamanNya, sesungguhnya aku apabila
mendapati kenyataan Fatimah puteri Muhammad mencuri, maka akan aku potong
tangannya’.
6. Dalam Islam, orang yang tersalah atau lupa tidak dihukum.
Firman Allah yang bermaksud:
“…Dan tidak ada dosa atasmu terhadap apa yang
kamu khilaf padanya, tetapi (yang ada dosanya) apa yang disengaja oleh hatimu.
Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. 33 : 5)
7. Islam membahas semua urusan / perkara baik duniawi maupun ukhrowi.
Seluruh urusan dibahas oleh Islam
secara detail. Bahkan urusan buang air kecil pun juga diatur.
Pernah kaum musyrikin berkata
kepada Salman Al Farisi radliallahu anhu: “Nabi kalian telah mengajarkan kepada
kalian segala sesuatu sampai pun perkara adab buang hajat”. Salman menjawab:
“Ya, beliau mengajarkan kami adab buang hajat”. (HR. Muslim no. 262)
8. Islam saja agama yang sempurna
Firman Allah yang bermaksud:
“… Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk
kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai
Islam itu jadi agama bagimu…” (QS. 5 : 3)
9. Islam menghendaki kemudahan dan sesuai dengan kemampuan.
Firman Allah yang bermaksud:
“…Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan
tidak menghendaki kesukaran bagimu…” (QS. 2 : 185)
10. Islam untuk semua umat.
Firman Allah yang bermaksud:
“Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan
untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (QS. 21 : 107)
Disusun oleh
Lajnah Dakwah dan Kesenian Islam Pas Kawasan
Marang





.jpg)


